Pasca Banjir 4 Rumah Rusak, BPBD Kabupaten Serang Siapkan ATT Rp 2 Miliar

Ambruk: Rumah tidak layak huni milik Ambari (51tahun) dan Rohmayati (49 tahun) warga Kampung Pasirlame RT 13/RW 05, Desa Pasir Buyut, Kecamatan Jawilana Kabupaten Serang ambruk pada Sabtu, 14 Februari 2015 pagi. [Foto;ahyaruddin Ayonk]

INILAHBANTEN.com, Serang- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Serang mencatat pada pasca banjir yang melanda delapan kecamatan sedikitnya empat rumah warga mengalami rusak. Ke empat rumah tepatnya di Desa Gembor, Kecamatan Binuang.“Hari ini kami masih melakukan bongkar-bongkar tenda pengungsian untuk warga korban banjir,”kata Kepala BPBD Kabupaten Serang, Heli Asykin kepada wartawan di Kota Serang, Snein 16 Februari 2015.

“Saat ini pun kami masih terus menyisir ke semua kecamatan yang terendam banjir, dimana warga masih disibukan dengan membersihkan sisa lumpur di rumahnya masing-masing,”kata Hulaely menambahkan.

Hulaely memperkirakan, sebagian besar kerusakan akibat banjir diantaranya infrastruktur jalan dan rumah semi permanen atau terbuat dari geribik. Adapun jumlahnya hingga kini masih dilakukan proses pendataan oleh aparat desa atau kecamatan setempat.

“Kita masih tunggu datanya, mudah-mudahan tidak ada yang sampai hancur,”harapnya.

Banjir: Salah satu rumah warga di Kampung Kedung Sentul RT 09, Desa Walikukun, Kecamatan Carenang, Kabupaten Serang terendam banjir, Minggu 1 Februari 2015. [Foto: Arief Sholeh]

Guna menanggulangi keruskaan akibat banjir, sebut Hulaely, Dana Tidak Terduga (ATT) berasal dari APBD Murni 2015 yang dimiliki BPBD Kabupaten Serang sebesar Rp2 miliar dan perubahan Rp2 miliar. Diman dana itu diperuntukan perbaikan rumah roboh dan longsor.“Bantuannya berupa uang, bukan berupa material bangunan,”terangnya.

Sebagaimana diketahui, Sebanyak 844 rumah di delapan Kecamatan se-Kabupaten Serang terendam banjir. Ketinggian air mencapai 20 sampai 70 centi meter. Akibatnya, sebagian warga dengan terpaksa mengungsi. Banjir tersebut berasal dari sungai Cidurian. Adapun Kecamatan yang terendam antara lain Carenang, Tanara, Jawilan, Kibin, Binuang, Pontang, Cikande dan Tirtayasa

[Yana/Arif]

dari inilahbanten.com

Mungkin Anda Menyukai