Profil Wilayah

ilustrasitatupandji
PendopoSerangkab
DSC00007-e1458446757541
Selayang PandangLambang DaerahKondisi Geografis

Selayang Pandang

PendopoSerangkab
Pendopo Kabupaten Serang

Kabupaten Serang terletak di ujung Pulau Jawa bagian barat, adalah salah satu Kabupaten dari 4 Kabupaten dan 3 Kota di wilayah Provinsi Banten yaitu Kabupaten Lebak, Kabupaten Pandeglang, Kabupaten Tangerang, Kota Cilegon dan Kota Tangerang, Kota Tangsel. Pengembangan potensi wilayah Kabupaten Serang tak dapat dipisahkan sebagai bagian integral Provinsi Banten, sesuai dengan kondisi dan potensi wilayah serta sosial ekonomi masyarakatnya menekankan pengembangan pembangunan pada pertanian, industri, parawisata, perdagangan dan jasa.

Kabupaten Serang mempunyai kekuatan sumber daya alam dan sumber daya manusia potensial yang bertekad bulat bahu membahu membangun wilayahnya secara maksimal.

Mengandalkan kekayaan sumber alamnya cukup berlimpah serta pemberdayaan seluruh potensi yang ada, Kabupaten Serang akan mampu membuat dasar pijakan kuat sebagai modal untuk membangun wilayah Kabupaten Serang seoptimal mungkin guna mencapai kesejahteraan sebesar-besarnya bagi rakyatnya.

Masyarakat Kabupaten Serang memiliki sifat-sifat religius, kekeluargaan dan kegotongroyongan yang cukup kental. Sikap dan perilaku dalam kehidupan sehari-hari mempunyai kesetiakawanan sosial yang tinggi dilandasi oleh kesadaran penuh rasa tanggung jawab untuk ikut menjaga keamanan dan ketertiban di wilayahnya, sehingga potensi konflik gejolak politik di Kabupaten Serang relatif rendah. Situasi ini jelas mendukung suasana yang tentram dan aman serta kondusif untuk perkembangan dunia usaha, sehingga membuat banyak investor merasa tenang dan nyaman melakukan aktivitasnya berusaha di wilayah Kabupaten Serang.

Dengan latar belakang budaya yang kental dan sejarah heroik rakyatnya yang terkenal gagah berani melawan penjajah Belanda dulu, memberikan warisan warna khas keteguhan dan kegigihan masyarakat Serang dalam membangun wilayah Serang untuk kesejahteraan dan kemakmuran bersama secara maksimal. Semuanya tercermin pada lambang Kabupaten Serang yang bermottokan ” Sepi Ing Pamrih, Rame Ing Gawe ” yang berarti ” Semangat Selalu Bekerja Keras, Tanpa MeMasyarakat & Seni Budaya Serang

“Masyarakat Serang menganut agama Islam dan berlatar budaya Islam yang taat dan patuh. Masyarakat Serang memiliki religiositas tinggi, berasas gotong royong, dan hidup secara kekeluargaan. Masyarakat memiliki tanggung jawab besar untuk menjaga ketertiban sehingga Serang relatif mampu membebaskan diri dari berbagai konflik etnik, sosial dan ekonomi. Suasana kondusif ini menciptakan kenyamanan untuk dunia usaha. Berbagai usaha besar dan skala menengah telah tumbuh dan berkembang di Serang.

Perjalanan panjang sejarah dan keterbukaan Serang telah membentuk masyarakat terdiri atas berbagai suku. Bukan hanya Jawa dan Sunda, tapi juga menyambut kedatangan bangsa Arab, Cina, dan India. Kini semuanya telah menyatu, menjadi masyarakat Serang. Mereka hidup rukun damai dalam komunitas besar, tinggal menyebar di perkotaan dan pedesaan. Jumlah penduduk Kabupaten Serang hanya 1,6 juta jiwa, dengan komposisi laki-laki dan perempuan berimbang, dan laju populasi 2%. Penduduk tersebar merata di wilayah kabupaten seluas 1.700 km2, hidup di dataran rendah dari 0 m sampai 1.778 m di atas permukaan laut.

Memandang lanskap Kabupaten Serang dari udara akan terlihat wilayah indah. Di bagian utara berbatasan dengan Laut Jawa, merupakan dataran luas dan rawa pasang surut. Makin selatan, dataran berubah menjadi perbukitan subur, dan makin selatan lagi berubah menjadi pegunungan yang diselimuti hutan lebat. Ke arah barat, akan tampak Selat Sunda yang berombak tenang dengan pantai memanjang dari utara ke selatan.

Logo kabupaten Serang, BantenARTI LAMBANG DAERAH KABUPATEN SERANG

1. Arti Warna adalah:

  • Warna Merah mempunyai arti berani
  • Warna Putih mempunyai arti kesucian
  • Warna Kuning Muda mempunyai arti cahaya terang dan keindahan yang menaburi jiwa masyarakat dan keadaan sekelilingnya
  • Warna Merah Bata mempunyai arti semangat yang berarti
  • Warna  Hijau mempunyai  arti  kesuburan,  kesegaran  dan kesehatan
  • Warna Biru Langit mempunyai arti kejernihan suasana keaslian watak
  • Warna Kuning Emas mempunyai arti keagungan orang-orang yang mengamalkan motto yang terukir didalamnya
  • Warna Hitam dan garis hitam mempunyai arti ketenangan jiwa dan menujukan batas-batas dalam segala bidang.

2. Arti Gambar dan Lambang Adalah:

  • Enam buah cengkeh mencerminkan Rukun Iman, ketaqwaaan kepada Tuhan Yang Maha Esa, sedangkan buah cengkeh (basil bumi) melambangkan kemakmuran. hasil pertanian dan perdagangan serta kekayaan daerah dan masyarakat
  • Menara Masjid Banten melambangkan syi’ar agama, pusat kegiatan kebudayaan serta pemermtahan yang kuat, bersih dan berwibawa.
  • Benteng Keraton Surosowan yang terdiri dari dua puluh enam buah kotak dan berpucuk sepuluh buah kotak serta celah-celah kotak delapan, melukiskan hari jadi Kabupaten Serang 8 Oktober 1926
  • Tujuh belas lengkung yang terdapat pada bagian garis atas dan delapan lengkung diantara buah cengkeh dibawahnya serta empat tunai daun lima akar pohon beringin melukiskan hari proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia 17 Agustus 1945
  • Pohon beringin melambangkan persatuan rakyat yang kokoh dan kuat
  • Dua buah sungai menunjukkan di Kabupaten Serang terdapat dua aliran sungai yaitu Cibanten dan Ciujung
  • Dua buah laut menunjukkan bahwa Kabupaten Serang diapit oleh laut jawa dan selat sunda

3. Arti Susunan dan letak Gambar Adalah:

  • Menara Masjid Banten dan Enam buah cengkeh (hasil bumi) digambar dibelakang benteng Keraton Surosowan melambangkan pertahanan yang kokoh kepribadian yang teguh dan kemakmuran serta kejayaan daerahnya
  • Pohon beringin digambar dihadapan Benteng Surosowan melambangkan keadilan dan persatuan serta kesiapsiagaan setiap pribadi masyarakatnya, pohon beringin menghadap kelaut berarti pandangan yang luas dan penuh kewaspadaan.
  • Sungai digambar dihadapan yang lainnya melambangkan semangat bahari, keterbukaan jiwa masyarakatnya, kemakmuran memberi dan berbakti serta saling menghormati sesama manusia.

4. Arti Motto : ” Sept Ing Pamrih Rame Ing Gawe ” adalah Semboyan agar masyarakat mengutamakan kerja keras untuk mencapai kemakmuran dan keadilan, mengutamakan kepentingan umum diatas kepentingan pribadi tanpa mengharapkan pujian, penghargaan serta imbalan, berjuang dengan ikhlas.

LUAS WILAYAH DAN TOPOGRAFI DAERAH

Kabupaten Serang merupakan salah satu dari delapan kabupaten/kota di Propinsi Banten , terletak diujung barat bagian utara pulau jawa dan merupakan pintu gerbang utama yang menghubungkan Pulau Sumatera dengan Pulau Jawa dengan jarak ± 70 km dari kota Jakarta, Ibukota Negara Indonesia.

Luas wilayah secara administratif tercatat 1.467,35 Km2 yang terbagi atas 29 (dua puluh sembilan) wilayah kecamatan dan 326 desa

Secara Geografis wilayah Kabupaten Serang terletak pada koordinat 5°50’ sampai dengan 6°21’ Lintang Selatan dan 105°0’ sampai dengan  106º22’ Bujur Timur. Jarak terpanjang menurut garis lurus dari utara keselatan adalah sekitar 60 km dan jarak terpanjang dari Barat ke Timur adalah sekitar 90 km, sedangkan kedudukan secara administratif  berbatasan dengan :

  • Sebelah Utara dibatasi dengan Kota Serang dan Laut Jawa
  • Sebelah Timur dibatasi oleh Kabupaten Tangerang
  • Sebelah barat dibatasi oleh Kota Cilegon dan Selat Sunda
  • Sebelah Selatan dibatasi oleh Kabupaten Lebak dan Pandeglang.

SEBARAN KAWASAN

Kondisi lahan di Kabupaten Serang terbagi menjadi dua bagian yaitu :
1. Kawasan budidaya,
Sebagian besar penggunaan lahannya terdiri atas persawahan yaitu seluas 54.145,40 Ha yang terdiri dari sawah tadah hujan seluas 31.079 ha, sawah irigasi seluas 23.066.40 Ha, yang sebagian besar berada di Serang Bagian Utara yang membentang mulai dari Kecamatan Kramatwatu Bagian utara, Kasemen, Pontang, Tirtayasa dan Tanara.
Tegalan seluas 39.912,35 Ha tersebar diseluruh Kabupaten Serang, kebun campuran seluas 39.159,10 Ha yang sebagian besar berada di Wilayah Serang bagian Selatan diantaranya Kecamatan Petir, Tunjung Teja, Baros, Curug, Pabuaran, Padarincang, Ciomas, Gunungsari, Mancak dan Kecamatan Cinangka , perkampungan seluas 20.121,97 Ha yang tersebar di seluruh Kabupaten Serang, perumahan seluas 8.680 Ha, dan jasa seluas 3.305,26 Ha sebagian besar terkonsentrasi di Wilayah Kota Serang dan Kramatwatu, sehingga luas lahan budidaya secara keseluruhan sejumlah 106.043,01  Ha.

2. Kawasan Lindung,
Kawasan lindung di Kabupaten Serang tersebar di seluruh wilayah, yang meliputi sempadan sungai dan sempadan pantai, sedangkan kawasan lindung selain sempadan sungai dan pantai, terdapat diwilayah Serang Selatan dan Utara yaitu diwilayah Ciomas, Padarincang, Mancak dan Kramatwatu, sedangkan diwilayah utara terdapat di Kecamatan Bojonegara dan Puloampel. Perkembangan yang terjadi terhadap keberadaan hutan lindung ini mengalami penurunan, sehingga diperkirakan telah terjadi penyusutan luas hutan lindung 4361,79 ha dari 17906,61 ha menjadi tinggal 13544,82 ha.